Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » Sekretaris PSI Kalbar Terlibat Kecelakaan di Pontianak, Dua Orang Terluka

Sekretaris PSI Kalbar Terlibat Kecelakaan di Pontianak, Dua Orang Terluka

  • account_circle Reza
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (PONTIANAK) – Dua orang yang berada di sepeda motor mengalami luka-luka setelah kendaraan yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan sebuah Toyota Vellfire di Jalan Sultan Abdurrahman, tepat di depan RS Mitra Medika, Pontianak, Kamis (20/8/2026) pagi.

Kecelakaan tersebut melibatkan Toyota Vellfire bernomor polisi KB 1450 OT yang dikemudikan Eddo Susanto dan sepeda motor Honda KB 5318 XC yang dikendarai Budi Hartono dengan membonceng Sellyn.

Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.35 WIB. Eddo Susanto diketahui merupakan Sekretaris DPW PSI Kalimantan Barat.

“Eddo Susanto diketahui merupakan Sekretaris DPW PSI Kalbar,” kata Wagitri mewakili PS Kasatlantas Polresta Pontianak AKP Supriyanto, Jumat (21/8/2026).

Menurut Wagitri, Budi mengalami luka pada bagian kepala. Sementara Sellyn mengalami luka lecet pada kaki dan tangan. Adapun Eddo tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.

Wagitri menjelaskan, kecelakaan bermula ketika kedua kendaraan melaju searah dari Jalan Ahmad Yani. Sepeda motor yang dikendarai Budi berada di depan mobil Eddo.

Sesampainya di depan RS Mitra Medika, Budi memperlambat laju sepeda motornya karena hendak berbelok ke kanan menuju rumah sakit. Namun, jarak antara kedua kendaraan diduga terlalu dekat sehingga Toyota Vellfire menabrak bagian belakang sepeda motor.

“Karena jarak dekat, mobil Toyota KB 1450 OT menabrak bagian belakang sepeda motor Honda KB 5318 XC hingga terjatuh,” ujar Wagitri.

Akibat benturan tersebut, Budi dan Sellyn terjatuh. Keduanya kemudian mendapat penanganan di RS Mitra Medika. Kerugian materi akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp2 juta.

Dalam penanganan perkara, sejumlah warga yang membantu proses evakuasi korban disebut menemukan sebuah perangkat di dalam kendaraan. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian yang menyatakan Eddo mengemudi dalam pengaruh zat tertentu ataupun mengaitkan keberadaan perangkat tersebut dengan penyebab kecelakaan.

Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari rekaman CCTV, sepeda motor terlihat melaju perlahan di depan mobil ketika hendak berbelok. Berdasarkan penyelidikan sementara, polisi menduga kecelakaan terjadi akibat faktor manusia.

“Diduga kecelakaan terjadi karena mobil yang dikendarai Eddo Susanto tidak memperhatikan kendaraan sepeda motor yang berada satu arah di depan sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor hingga terjatuh,” jelas Wagitri.

Wagitri mengatakan, kondisi jalan saat kecelakaan cukup terang. Jalan Sultan Abdurrahman di lokasi kejadian memiliki lebar sekitar 10 meter dengan permukaan aspal dan jalur yang lurus.

Cuaca juga dalam kondisi cerah, meski arus lalu lintas di kawasan tersebut cukup ramai. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata pengendara serta kendaraan yang terlibat, dan mengecek kondisi kedua korban di RS Mitra Medika.

Kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Pontianak.

  • Penulis: Reza
expand_less