Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » Api Cepat Membesar, Dua Rumah Kayu di Tekarang Ludes Terbakar

Api Cepat Membesar, Dua Rumah Kayu di Tekarang Ludes Terbakar

  • account_circle Ainu
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Cepala, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas, Rabu (21/1/2026). Dua rumah yang mayoritas berbahan kayu tersebut masing-masing milik Ipis dan Ikam, ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.43 WIB. Cuaca panas disertai hembusan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah.

Salah seorang warga setempat, Liza, menuturkan kebakaran diduga bermula dari obat nyamuk yang masih menyala di dalam kamar. Api kemudian menyambar tempat tidur dan dengan cepat membesar hingga sulit dikendalikan.

“Kronologinya api berasal dari racun nyamuk yang masih hidup di kamar, lalu membakar tempat tidur. Tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar Liza.

Ia menambahkan, kondisi lingkungan yang didominasi bangunan kayu membuat api semakin cepat menyebar dari satu rumah ke rumah lainnya. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara gotong royong dengan alat seadanya, sambil menunggu bantuan datang.

Proses pemadaman kemudian dibantu oleh petugas Badan Pemadam Kebakaran (BPK). Namun api baru berhasil dipadamkan sekitar 20 menit kemudian, setelah kedua rumah tersebut habis terbakar.

“Cepat sekali apinya, sekitar 20 menitan rumah sudah habis terbakar semua,” tambahnya.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun seluruh harta benda milik korban tidak dapat diselamatkan. Satu orang perempuan lanjut usia yang mengalami lumpuh sempat terjebak di dalam rumah, namun berhasil dievakuasi warga sebelum api semakin membesar.

“Yang bisa diselamatkan hanya nenek yang lumpuh. Sangat kasihan melihat kondisinya, apalagi mereka termasuk keluarga tidak mampu,” pungkas Liza.

Hingga saat ini, kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam pendataan pihak terkait. Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dari penggunaan api terbuka dan benda mudah terbakar di tengah kondisi cuaca panas.

  • Penulis: Ainu
expand_less