Diduga Dipulangkan RS, Warga Sambas Melahirkan di Teras Rumah
- account_circle Ainu
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah unggahan di media sosial Facebook viral dan menuai perhatian luas.
Unggahan tersebut dibagikan oleh akun bernama Mukmin yang menceritakan pengalaman adiknya yang diduga sempat dipulangkan oleh pihak rumah sakit saat hendak melahirkan, hingga akhirnya bayi lahir di teras rumah.
Mukmin, warga Kabupaten Sambas, mengungkapkan kronologi kejadian bermula pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Saat itu, adiknya yang tengah hamil mengalami sakit perut dan langsung dibawa ke RSUD Sambas untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun setibanya di rumah sakit, pihak medis disebut menyampaikan bahwa kondisi pasien masih berada pada pembukaan dua, sehingga keluarga disarankan untuk kembali ke rumah terlebih dahulu.
“Sekitar jam 2 subuh sudah ke rumah sakit karena adik saya sudah sakit perut. Di RS dibilang belum, masih baru pembukaan dua dan disarankan balik dulu ke rumah,” ujar Mukmin saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).
Mukmin melanjutkan, setelah kurang lebih 30 menit berada di rumah, kondisi adiknya justru semakin kritis. Keluarga pun berniat kembali membawa pasien ke rumah sakit, namun proses persalinan berlangsung sangat cepat hingga bayi akhirnya lahir di teras rumah.
“Baru 30 menit di rumah, sudah mau dibawa lagi ke RS, tapi tidak sempat karena bayinya sudah keluar,” lanjutnya.
Ia mengaku bersyukur karena ibu dan bayi dalam kondisi selamat, meski proses persalinan terjadi di luar fasilitas medis.
Menurutnya, adiknya melahirkan di teras rumah selama kurang lebih satu jam menjelang subuh, dalam kondisi cuaca dingin.
“Untung tidak apa-apa nyawanya. Melahirkan di teras kurang lebih satu jam menjelang subuh, cuaca dingin. Kami kewalahan mencari bidan lain untuk penanganan,” ungkap Mukmin.
Unggahan tersebut sontak memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak pihak mempertanyakan prosedur pelayanan persalinan di RSUD Sambas, khususnya terkait kebijakan memulangkan pasien dengan kondisi pembukaan awal, serta antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya persalinan cepat.
- Penulis: Ainu