Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik dengan Pesan “Tolong Makamkan Anakku Syalwa” di Masjid Kartiasa

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik dengan Pesan “Tolong Makamkan Anakku Syalwa” di Masjid Kartiasa

  • account_circle Ainu
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Warga Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan yang terbungkus dalam kantong plastik hitam disertai pesan tertulis,bayi tersebut dalam keadaan meninggal dunia, pada Rabu (1/4/2026) pagi sekitar pukul 05.40 WIB.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi berinisial J, yang hendak menuju masjid untuk mempersiapkan sholat Subuh.

Saat tiba di pintu masjid, saksi melihat sebuah bungkusan kantong plastik berwarna hitam yang terikat rapat. Kecurigaan muncul setelah ia melihat secarik kertas bertuliskan pesan, “Tolong dimakamkan anakku Syalwa!!!” yang menempel pada bungkusan tersebut.

Saksi kemudian memanggil jamaah lainnya untuk memastikan isi bungkusan. Setelah dibuka bersama-sama, warga mendapati sesosok bayi perempuan yang diduga sudah tidak bernyawa. Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada kepala dusun dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Personel Pamapta bersama piket fungsi lainnya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sambas,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyatakan bahwa hingga saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh Satreskrim Polres Sambas guna mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tragis tersebut.

Polres Sambas juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait agar segera melapor melalui call center Polri 110 atau datang langsung ke kantor polisi terdekat.

  • Penulis: Ainu
Tags
expand_less