Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian ABK Hilang Pasca Kapal Terbalik di Sungai Kapuas
- account_circle Hendro
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SANGGAU) – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap satu orang Anak Buah Kapal (ABK) yang masih dilaporkan hilang, pasca insiden kapal MV JH 07 terbalik di Sungai Kapuas. Kejadian tersebut berlangsung di wilayah Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (13/3/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, saat ditemui Selasa (17/3/2026), menjelaskan bahwa operasi SAR hari kelima kembali digelar dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.
Ia menyebutkan, pencarian dilakukan menggunakan dua metode, yakni penyisiran secara visual di permukaan sungai serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai.
“Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan pola visual dan penyelaman, dengan luas area pencarian radius 3 Nautical Mile (NM) ke arah hilir dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK),” ujarnya.
Hingga pukul 17.30 WIB, operasi SAR hari kelima masih difokuskan pada pencarian satu korban yang diketahui bernama Yan Zhe. Namun, sampai penghentian sementara operasi pada sore hari, korban belum berhasil ditemukan.
“Pada pukul 17.30 WIB, operasi SAR hari kelima terhadap satu korban atas nama Yan Zhe dihentikan sementara dengan hasil nihil,” jelasnya.
Meski demikian, Tim SAR Gabungan tetap melakukan pemantauan dan koordinasi di sekitar lokasi kejadian serta sepanjang aliran Sungai Kapuas.
Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu (18/3/2026) dengan rencana memperluas area pencarian.
“Besok tim akan melanjutkan pencarian secara visual dan penyelaman apabila kondisi memungkinkan, dengan memperluas area pencarian hingga radius 7 NM dari lokasi kejadian,” pungkasnya.
Tim SAR Gabungan berharap korban segera ditemukan agar dapat diserahkan kepada pihak keluarga.
- Penulis: Hendro