Warga Desa Santaban Dilaporkan Hilang Saat Berkebun, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
- account_circle Ainu
- calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
- comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Seorang warga Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun dan tidak kunjung kembali ke rumah. Hingga kini, Tim SAR gabungan bersama unsur terkait masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kebun.
Korban diketahui bernama Toni (65), warga Dusun Senipahan, Desa Santaban. Informasi hilangnya korban pertama kali disampaikan oleh sang istri kepada pihak berwenang.
Korban terakhir kali diketahui berada di pondok kebun pada Sabtu, 13 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 WIB. Namun saat dilakukan pengecekan kembali beberapa hari kemudian, korban sudah tidak berada di lokasi tersebut.
Koordinator Pos SAR Sintete, Zulhijah, menjelaskan bahwa pengecekan lanjutan dilakukan pada Minggu, 21 Desember 2025, namun korban tidak ditemukan di pondok kebun tempatnya biasa beraktivitas.
“Saat dilakukan pengecekan kembali pada Minggu, 21 Desember 2025, korban sudah tidak ditemukan di pondok kebun. Inisiatif dari pihak keluarga mencari bersama warga setempat, pada tanggal 26 Desember 2025 keluarga melaporkan ke Kepala Desa Santaban dan pada tanggal 28 Desember 2025 keluarga membuat laporan di Polsek Sajingan Besar,” jelasnya.
Zulhijah menambahkan, saat dilakukan pengecekan di lokasi, keluarga menemukan bekas makanan berupa lauk pauk dan nasi yang telah basi serta berjamur. Kondisi tersebut mengindikasikan pondok telah lama ditinggalkan oleh korban.
Merasa khawatir, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Tedy selaku Kepala Desa Santaban pada 26 Desember 2025, sebelum akhirnya diteruskan ke Tim SAR untuk meminta bantuan pencarian. Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga bersama masyarakat setempat, namun belum membuahkan hasil.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Pontianak pada Kamis (1/1/2026) pukul 06.02 WIB memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Sintete menuju lokasi kejadian.
Tim SAR diberangkatkan menggunakan R. Car D-Max dan Rescue Trail, dilengkapi peralatan alat pelindung diri (APD), peralatan evakuasi, medis, navigasi, dan komunikasi. Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 08.09 WIB setelah menempuh perjalanan darat sejauh 97,8 kilometer.
Dalam operasi pencarian ini, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Pos SAR Sintete, Polsek Sajingan Besar, Koramil Sejangkung 02, Perangkat Desa Santaban, Puskesmas Sajingan Besar, masyarakat setempat, serta keluarga korban.
Diketahui, hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian masih terus berlangsung dan hasil sementara masih nihil.
- Penulis: Ainu