Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » Pihak RSUD Sambas Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Pelayanan Persalinan yang Viral di Medsos

Pihak RSUD Sambas Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Pelayanan Persalinan yang Viral di Medsos

  • account_circle Ainu
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Dugaan pelayanan persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas yang ramai diperbincangkan di media sosial akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari pihak rumah sakit pada Kamis (22/1/2026).

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Sambas, Muhardi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari, 20 Januari 2026, di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Maternal RSUD Sambas.

Menurutnya, saat pasien tiba di IGD Maternal, petugas medis langsung melakukan pemeriksaan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Pemeriksaan awal dilakukan oleh bidan jaga untuk memastikan kondisi ibu dan janin.

“Pasien datang ke IGD Maternal dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh bidan jaga. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis saat itu, kondisi ibu dan janin dinyatakan normal serta belum memasuki fase persalinan aktif,” ujar Muhardi.

Ia menegaskan bahwa tenaga medis telah memberikan penjelasan secara terbuka dan menyeluruh kepada pasien serta keluarga terkait kondisi kesehatan ibu dan janin.

Dalam penjelasan tersebut, pasien diberikan dua pilihan, yakni tetap menunggu dan menjalani observasi di rumah sakit atau kembali ke rumah dengan catatan segera datang kembali apabila kontraksi semakin kuat atau semakin sering.

“Keputusan untuk pulang merupakan hasil kesepakatan pasien dan keluarga setelah menerima penjelasan dari tenaga medis,” tambahnya.

Muhardi menekankan bahwa seluruh tindakan tenaga kesehatan RSUD Sambas telah dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan medis, etika profesi, serta prosedur yang berlaku.

Meski demikian, pihak rumah sakit tetap melakukan evaluasi internal sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu layanan.

“Kami berharap masyarakat dapat menyikapi informasi yang beredar dengan bijak dan tidak langsung menarik kesimpulan sepihak. RSUD Sambas berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat,” harapnya.

Lebih lanjut, Muhardi menyampaikan bahwa saat keluarga kembali mendatangi IGD, petugas medis tetap berupaya memberikan pelayanan dan penjelasan. Namun, pada waktu yang bersamaan, terdapat pasien lain yang telah memasuki fase persalinan aktif dan membutuhkan penanganan segera.

“Dalam pelayanan kesehatan, keselamatan pasien merupakan prioritas utama. Petugas wajib mendahulukan pasien dengan tingkat kegawatdaruratan yang lebih tinggi,” tegasnya.

  • Penulis: Ainu
expand_less