Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » Penemuan Bayi Disertai Sepucuk Surat Mengharukan di Sintang

Penemuan Bayi Disertai Sepucuk Surat Mengharukan di Sintang

  • account_circle */Ricky
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SINTANG) – Penemuan seorang bayi di depan Masjid Shiratul Jannah, Kepolisian Resor (Polres) Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, menghebohkan warga pada Minggu (24/05/2026) kemarin sekitar pukul 06.20 WIB.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup bersama sepucuk surat yang diduga ditulis oleh ibu kandungnya. Dalam surat itu, bayi tersebut disebut bernama Rui.

Penulis surat meminta agar nama bayi itu tidak diganti dan berharap penemu dapat menerima serta merawatnya dengan baik.

“Hallo Bapak/Ibu, kenalin aku Rui. Ini pemberian nama dari ibu aku, tolong jangan diganti ya. Bapak/Ibu tolong terima aku di keluarga kalian yah,” tulis surat tersebut.

Dalam isi surat lainnya, ibu bayi itu mengaku tidak mampu membesarkan anaknya seorang diri setelah ditinggalkan ayah sang bayi saat mengetahui dirinya hamil.

“Ibu aku tidak jahat. Ibu aku ditinggal ayah aku waktu dia tahu kalau ibu aku hamilin aku. Ibu aku titipin aku ke kalian supaya hidup aku terjaga. Ibu aku tidak mampu karena dia hidup sendiri,” tulisnya.

Penulis surat juga meminta agar bayi tersebut dijaga dengan baik dan tidak diviralkan. Ia berharap suatu saat nanti dapat kembali mengirim kebutuhan untuk Rui ketika kondisinya telah membaik.

“Tolong jaga anak aku Rui. Ketika aku sudah mampu aku pasti selalu kirim barang untuk Rui. Salam aku EN,” tutup pesan tersebut.

Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo melalui Kasi Humas Polres Sintang, AKP Eko Budi Purwanto, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.

Eko menjelaskan, penemuan bayi bermula saat seorang warga bernama Ida hendak menyapu teras rumahnya. Saat itu, Ida mendengar suara tangisan dari sekitar lokasi.

“Awalnya saksi mengira suara tersebut adalah suara kucing. Namun setelah keluar rumah dan memeriksa sumber suara, saksi melihat sebuah bungkusan kain dan tas di sekitar lokasi,” ujar Eko.

Merasa curiga, Ida kemudian memanggil suaminya, As. Setelah diperiksa, bungkusan kain tersebut ternyata berisi seorang bayi yang masih hidup. Mengetahui hal itu, As segera melaporkan penemuan tersebut ke Polres Sintang agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Setelah menerima laporan, personel Polres Sintang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan sejumlah saksi. Bayi tersebut kemudian dibawa ke RSUD Ade M. Djoen Sintang guna menjalani pemeriksaan medis dan mendapatkan penanganan kesehatan.

Hingga kini, Polres Sintang masih menyelidiki pihak yang meninggalkan bayi tersebut. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri petunjuk lain di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap peristiwa tersebut.

  • Penulis: */Ricky
expand_less