Breaking News
light_mode
Beranda » BENGKAYANG » Kapolres Bengkayang Terima Kunjungan Kapolda Kalbar di Sungai Duri, Sumur Bor hingga Posko Karhutla Dicek

Kapolres Bengkayang Terima Kunjungan Kapolda Kalbar di Sungai Duri, Sumur Bor hingga Posko Karhutla Dicek

  • account_circle -
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (BENGKAYANG) – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polda Kalbar melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polres Bengkayang, Senin (31/8/2026).

Kunjungan kerja tersebut diterima Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., bersama jajaran. Pengecekan diawali dengan meninjau pembangunan sumur bor di Dusun Melapis, Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya.

Sumur bor yang dibangun Polres Bengkayang tersebut disiapkan sebagai sumber air untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan Karhutla. Dari hasil uji coba, sumur dengan kedalaman sekitar 22 meter itu memiliki debit air yang cukup baik.

Kapolda Kalbar mengatakan, ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan Karhutla, terutama saat menghadapi kemarau panjang dan kondisi angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.

Ia menekankan agar seluruh potensi sumber air di wilayah rawan Karhutla terus dipetakan dan dimanfaatkan secara optimal sebagai bagian dari strategi pencegahan dan penanganan kebakaran.

Usai meninjau sumur bor, Kapolda melanjutkan pengecekan ke Posko Tanggap Bencana Karhutla dan Posko Kesehatan Tanggap Bencana di Mapolsek Sungai Raya. Kesiapan peralatan pemadam serta mess personel BKO Brimob Mabes Polri turut diperiksa.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan, pihaknya terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi Karhutla melalui penyediaan sumber air, pemadaman dan pendinginan, ground checking, pemantauan titik panas, patroli terpadu, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat.

Menurutnya, sumur bor di Dusun Melapis tidak hanya diperuntukkan bagi penanganan Karhutla, tetapi juga diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar ketika membutuhkan sumber air.

Upaya pencegahan juga terus dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat, pembagian masker, pemeriksaan kesehatan serta imbauan agar warga tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Karhutla tidak cukup hanya ditangani ketika api sudah muncul. Pencegahan dan kesiapsiagaan harus berjalan bersamaan dengan melibatkan masyarakat dan seluruh stakeholder,” tegas Kapolres.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Kalbar juga menyerahkan bantuan sosial kepada korban kebakaran Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, sebagai bentuk kepedulian Polda Kalbar terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

Kunjungan kerja ini sekaligus memastikan seluruh unsur penanganan Karhutla di Kabupaten Bengkayang, mulai dari ketersediaan sumber air, kesiapan personel, posko hingga peralatan, berada dalam kondisi siap digunakan.

Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh stakeholder diharapkan semakin kuat dalam mencegah serta menangani Karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Bengkayang. (rls)

  • Penulis: -
expand_less