Kabut Asap Jadi Perhatian, PT PANP dan PT SAM Pastikan Keselamatan Karyawan Terjaga
- account_circle Admin Seputar Kalbar
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Asisten Social Security License (SSL) PT PANP dan PT SAM, H Abdul Rahman (ISTIMEWA)
Seputar Kalbar (SAMBAS) – Keselamatan dan kesehatan karyawan menjadi perhatian utama PT PANP dan PT SAM di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi.
Perusahaan juga terus memperketat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta memastikan seluruh pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan jenis pekerjaannya.
Asisten Social Security License (SSL) PT PANP dan PT SAM, H Abdul Rahman, mengatakan penggunaan masker menjadi kewajiban bagi seluruh karyawan, khususnya untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan dan pernapasan.
“Dalam kondisi seperti sekarang, kami terus mengingatkan karyawan untuk menjaga kesehatan. Masker wajib digunakan dan kami siapkan secara gratis untuk seluruh karyawan,” ujar Abdul Rahman.
Menurutnya, perlindungan terhadap karyawan sebenarnya telah diterapkan sejak perusahaan berdiri.
Namun, menghadapi kondisi kabut asap, penekanan terhadap penggunaan masker dan menjaga kesehatan telah dilakukan secara lebih intensif dalam sekitar dua bulan terakhir.
Setiap pagi, sebelum memulai aktivitas, karyawan mengikuti briefing. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan memberikan pengarahan mengenai kondisi cuaca, pentingnya menjaga kesehatan serta kewajiban menggunakan perlengkapan keselamatan.
Selain masker, perusahaan juga menyediakan dan mewajibkan penggunaan helm, sepatu keselamatan dan sarung tangan.
Sementara bagi pekerja penyemprotan, disediakan perlengkapan khusus, termasuk masker yang sesuai dengan risiko pekerjaannya. Karyawan di area pabrik juga mendapatkan perlindungan terhadap risiko gangguan pendengaran.
Abdul Rahman menegaskan, penerapan K3 dilakukan secara disiplin dan tidak diberikan toleransi bagi karyawan yang mengabaikan perlengkapan keselamatan.
“Kalau tidak menggunakan safety, lebih baik pulang. Helm dan perlengkapan lainnya sudah kami siapkan. Prinsip kami lebih baik mencegah daripada mengobati,” tegasnya.
Abdul Rahman menambahkan, bahwa perusahaan juga mengimbau karyawan untuk tidak ragu memeriksakan kondisi kesehatan ke klinik perusahaan.
Hingga saat ini, menurutnya, belum ditemukan karyawan yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap. Meski demikian, langkah pencegahan tetap diperkuat.
Pencegahan Karhutla Diperkuat
Tak hanya melindungi karyawan, PT PANP dan PT SAM juga meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Sosialisasi dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Galing dan Kecamatan Sejangkung, dengan menggandeng pemerintah Desa dan Kecamatan maupun Kabupaten. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak menyalakan api sembarangan.
Imbauan juga disampaikan melalui pos keamanan perusahaan kepada masyarakat yang masuk ke kawasan perkebunan untuk memancing, berburu maupun melakukan aktivitas lainnya.
“Jangankan saat kabut asap seperti sekarang, memasuki musim panas saja kami sudah mengingatkan agar jangan membuat api sembarangan dan jangan membakar lahan,” katanya.
Kemudian, lanjut dia, perusahaan turut mengingatkan masyarakat dan pekerja agar mewaspadai puntung rokok yang dapat menjadi sumber munculnya titik api.
“Setiap puntung rokok harus dipastikan benar-benar padam sebelum dibuang,” ungkapnya.
Pengobatan Gratis
Sebagai bagian dari kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekitar, PT PANP dan PT SAM juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di sejumlah titik.
Abdul Rahman menyebut, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di dua titik dan masih akan dilanjutkan ke lokasi lainnya, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk masyarakat lingkungan perusahaan sudah kami lakukan di dua titik dan masih akan berlanjut,” ungkapnya.
Melalui penguatan K3, penyediaan perlindungan bagi karyawan, sosialisasi pencegahan karhutla hingga pelayanan kesehatan gratis, perusahaan berharap dapat ikut menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mencegah meluasnya dampak kabut asap.
“Intinya kita sama-sama mengantisipasi. Jangan bermain api sembarangan. Keselamatan dan kesehatan harus menjadi perhatian kita bersama,” pungkasnya.
- Penulis: Admin Seputar Kalbar
