Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » Menko Polkam Apresiasi Layanan Dapur MBG di Kalbar

Menko Polkam Apresiasi Layanan Dapur MBG di Kalbar

  • account_circle Alfarizi
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (PONTIANAK) – Didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, meninjau lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Lian Asa Borneo di Jalan Suwignyo, Kota Pontianak, Kamis (16/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam menekankan pentingnya menjaga standar kualitas dapur guna memastikan keberlanjutan program. Ia menyebut, layanan dapur MBG memiliki dampak luas, mulai dari peningkatan kesehatan siswa hingga mendorong perputaran ekonomi lokal.

Menko Polkam mengapresiasi kesiapan SPPG yang dinilai telah memenuhi standar teknis operasional. Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan instalasi penjernihan air serta sistem pengelolaan limbah yang baik, mengingat lokasi fasilitas berada di tengah pemukiman padat penduduk.

“Saya melihat SPPG ini sudah memenuhi standar kesehatan, memiliki instalasi penjernihan air, serta pengelolaan limbah yang baik. Hal ini sangat krusial karena berada di kawasan pemukiman. Jika tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selain meninjau fasilitas, kunjungan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan dan operasional SPPG.

“Kita ucapkan terima kasih kepada kepala SPPG, para investor, serta yayasan yang telah menginisiasi pembangunan fasilitas ini. Ini merupakan langkah strategis untuk masa depan bangsa, bukan semata kepentingan bisnis,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Barat yang turut meninjau langsung pelaksanaan di lapangan juga mendapat apresiasi dari Menko Polkam atas dukungannya dalam memastikan program berjalan sesuai rencana.

Mengakhiri kunjungannya, Menko Polkam memberikan motivasi kepada seluruh pengelola dan staf SPPG agar terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Terus pertahankan dan tingkatkan pelayanan kepada anak-anak kita. Jangan pernah lelah mengabdi kepada bangsa,” pesannya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kalbar menegaskan bahwa kualitas dapur merupakan pilar utama yang tidak boleh dikompromikan.

“Saya berpesan agar kualitas dapur selalu dijaga. Jangan sampai ada kendala yang mencoreng nama baik program ini, karena manfaatnya sudah sangat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya sistem filtrasi air yang optimal, mengingat lokasi fasilitas berada di kawasan pemukiman.

“Fasilitas ini sudah memenuhi standar kesehatan, dengan instalasi penjernihan air dan pengelolaan limbah yang baik. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada dampak negatif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyebut program ini turut memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha lokal dan petani.

​Jika sebelumnya para petani sering mengeluhkan hasil panen yang tersisa atau membusuk karena minimnya serapan pasar, kini permintaan rutin untuk bahan baku masakan memberikan angin segar.

​”Kita sudah dapat merasakan bahwa pemanfaatan sayur-mayur lokal kini meningkat drastis, bahkan ​supplier lokal atau penyuplai bahan baku kini memiliki kepastian pembeli, yang memotivasi mereka untuk terus meningkatkan produksi,” pungkasnya.

  • Penulis: Alfarizi
expand_less