Hari Jadi Sambas Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Percepatan Pembangunan
- account_circle Ainu
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
- comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Pemerintah Kabupaten Sambas memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas melalui upacara yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Sambas, Rabu (15/7/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., dan menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan serta kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Sosial dan SDM Sefpri Kurnaidi, S.STP., Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, S.E., M.H., Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai unsur masyarakat.
Dalam amanatnya, Bupati Satono menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Sambas sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan tersebut sebagai momentum refleksi untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi Kota Sambas ke-395 yang dirangkaikan dengan HUT ke-27 Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Saya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas berbagai kemajuan yang telah diraih daerah ini. Mari kita terus memperkuat sinergi demi membangun Sambas menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Satono.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebagai identitas daerah, sekaligus mendorong Kabupaten Sambas berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Kalimantan Barat.
“Mari terus bekerja bersama menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Kearifan lokal harus tetap kita jaga sebagai jati diri daerah, sembari melangkah mewujudkan Sambas sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
- Penulis: Ainu
