Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » SARC Series II Bangkitkan Gairah Otomotif dan Gerakkan Ekonomi Warga Sijang

SARC Series II Bangkitkan Gairah Otomotif dan Gerakkan Ekonomi Warga Sijang

  • account_circle Ainu
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Deru suara mesin motor dan sorak sorai penonton menggema di Sirkuit Sijang Accord Racing, Desa Sijang, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Minggu (2/8/2026).

Ratusan masyarakat dari berbagai daerah memadati arena balap untuk menyaksikan SARC Series Grasstrack Championship Seri II, yang menghadirkan puluhan crosser dari Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah, hingga Kota Singkawang.

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, sejak Sabtu (1/8/2026), mempertandingkan 12 kelas yang diikuti pembalap pria dan wanita, mulai dari kategori anak-anak hingga dewasa.

Para crosser menampilkan kemampuan terbaiknya dalam menaklukkan lintasan tanah yang telah dipersiapkan panitia, sehingga menghadirkan persaingan sengit di setiap kelas perlombaan.

 

Meski cuaca cukup terik sepanjang hari, antusiasme masyarakat tidak surut. Sejak pagi, penonton terus berdatangan memenuhi area sirkuit untuk memberikan dukungan kepada para pembalap favorit mereka.

Suasana semakin meriah ketika para crosser saling beradu kecepatan dan teknik melewati tikungan maupun rintangan lintasan.

Selain menjadi tontonan yang menghibur, kejuaraan grasstrack tersebut juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Puluhan pedagang memanfaatkan ramainya pengunjung dengan menjajakan makanan, minuman, jajanan, hingga berbagai kebutuhan lainnya di sekitar arena perlombaan.

Ramainya transaksi selama kegiatan berlangsung menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga Desa Sijang dan sekitarnya.

Ketua Panitia Penyelenggara, H. Abdul Rahman, mengatakan SARC Series Grasstrack Championship telah menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan kali ini merupakan seri kedua, setelah seri pertama sukses digelar pada Februari 2026.

“Alhamdulillah, event ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari para crosser, baik dari Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Mempawah maupun Kota Singkawang. Insya Allah kegiatan ini akan berlanjut pada Seri III yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026. Pada seri pertama yang digelar Februari lalu bahkan diikuti crosser dari Pulau Jawa dan berbagai daerah di Kalimantan Barat,” ujar Abdul Rahman.

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga grasstrack memiliki banyak peminat.

Karena itu, pihaknya berkomitmen terus menghadirkan kejuaraan yang berkualitas sebagai wadah bagi para pembalap untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan prestasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi. Harapan kami, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga otomotif, tetapi juga menjadi wadah bagi para pecinta motocross dan grasstrack untuk mengembangkan bakat serta menjalin silaturahmi antar-crosser dari berbagai daerah,” katanya.

Abdul Rahman menegaskan, penyelenggaraan kejuaraan ini juga memiliki tujuan lain, yakni menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dengan ramainya penonton yang hadir memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil untuk memperoleh tambahan penghasilan melalui aktivitas berdagang di sekitar sirkuit.

“Event ini kami laksanakan bukan hanya untuk olahraga, tetapi juga menjadi upaya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Banyak warga yang memanfaatkan momen ini dengan berjualan sehingga memperoleh tambahan pendapatan untuk keluarga mereka,” ungkapnya.

Ia berharap seri-seri berikutnya dapat berlangsung lebih meriah dengan jumlah peserta dan penonton yang semakin banyak sehingga manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat juga semakin besar.

“Ke depan kami ingin kegiatan ini terus berkembang, semakin banyak peserta yang ikut, semakin ramai penonton yang datang, sehingga dampaknya terhadap perekonomian masyarakat sekitar juga semakin besar,” tambahnya.

Pada hari kedua pelaksanaan, panitia menggelar penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara di setiap kelas perlombaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Polsek Galing, unsur TNI, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sambas, Pemerintah Kecamatan Galing, Puskesmas Galing, Kepala Desa Sijang, tokoh masyarakat, serta pengurus IMI Kabupaten Sambas, Erwan.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga otomotif di Kabupaten Sambas, sekaligus memastikan pelaksanaan kejuaraan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Bagi masyarakat, ajang grasstrack tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana rekreasi keluarga pada akhir pekan. Salah satunya Nudi, warga Kecamatan Tebas, yang sengaja datang bersama istri dan anak-anaknya untuk menyaksikan balapan.

“Kebetulan anak saya memang hobi melihat balap motor. Jadi kami sekeluarga datang ke Sijang untuk menonton grasstrack. Suasananya ramai, seru, dan pembalapnya juga banyak dari berbagai daerah,” katanya.

Keberhasilan penyelenggaraan SARC Series Grasstrack Championship Seri II kembali membuktikan bahwa olahraga otomotif memiliki daya tarik besar di Kabupaten Sambas. Selain menjadi ajang pembinaan atlet dan hiburan masyarakat, kejuaraan ini juga mampu menggerakkan roda perekonomian warga serta diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan bergengsi di Kalimantan Barat.

  • Penulis: Ainu
expand_less