Wabup Heroaldi Lepas 566 Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Sambas
- account_circle Ainu
- calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
- comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., mewakili Bupati Sambas secara simbolis melepas 566 petugas Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Pantura Jaya Sambas, Rabu (11/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sambas untuk memberikan data yang jujur, benar, dan apa adanya guna menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar pembangunan daerah. Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan bentuk gotong royong dalam mewujudkan Kabupaten Sambas yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi ekonomi masyarakat yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, serta pengambilan keputusan di berbagai sektor.
Dalam sambutannya, Wabup Heroaldi menyampaikan bahwa Kabupaten Sambas memiliki potensi besar yang harus didukung dengan data yang valid agar dapat dikembangkan secara optimal.
“Kabupaten Sambas sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Kalimantan Barat dan memiliki posisi strategis, menyimpan beragam potensi, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga potensi wisata alam dan budaya,” ujarnya.
Ia menegaskan, potensi tersebut tidak akan berkembang secara maksimal tanpa didukung data yang akurat dan terukur.
“Potensi yang besar ini tidak akan berkembang dengan baik apabila tidak terdata dengan benar. Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita berupaya menghasilkan data seakurat mungkin agar menjadi pedoman dalam menyusun perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kabupaten Sambas ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan atau pengumpulan angka statistik, melainkan bagian penting dari upaya mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran.
“Sensus Ekonomi bukan sekadar rutinitas statistik atau pengumpulan angka-angka di atas kertas. Ada tujuan besar yang ingin kita capai bersama demi kemajuan Bumi Serambi Mekah yang kita cintai,” tegasnya.
Wabup juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan data kepada petugas. Ia memastikan seluruh data responden dijamin kerahasiaannya sesuai peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.
Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Sambas berharap dapat memperoleh data yang berkualitas sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan guna mewujudkan Sambas Berkah Berkemajuan.
- Penulis: Ainu
