Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Lonceng Salon Sambas, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Lonceng Salon Sambas, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

  • account_circle Ainu
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam Lonceng Salon yang berlokasi di Jalan Kartiasa, Dusun Turusan, Desa Lorong, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Korban diketahui berinisial J (46), seorang wiraswasta yang berdomisili di Dusun Sumber Makmur, Desa Sungai Deden, Kecamatan Subah.

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, peristiwa tersebut bermula saat seorang warga datang ke salon bersama anaknya untuk memotong rambut.

“Setibanya di lokasi, kondisi salon dalam keadaan gelap karena aliran listrik padam. Setelah aliran listrik berhasil dinyalakan dengan bantuan warga, korban terlihat dalam posisi terbaring dan diduga sedang tertidur,” kata AKP Sadoko.

Kemudian, ia menerangkan saksi berupaya membangunkan korban dengan memanggil namanya serta mengguncang tubuhnya beberapa kali. Namun, korban tidak memberikan respons. Saksi kemudian menduga korban telah meninggal dunia dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.

“Menerima laporan tersebut, anggota Piket SPKT Polres Sambas, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sambas, bersama personel Polsek Sambas langsung mendatangi lokasi,” jelasnya.

Petugas kemudian mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

“Setelah dilakukan identifikasi awal oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sambas, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Sambas untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya luka terbuka pada tubuh korban. Sementara itu, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut.

AKP Sadoko menambahkan, Polres Sambas telah melakukan seluruh prosedur penanganan sesuai standar operasional, mulai dari pengamanan lokasi, olah TKP, pemeriksaan saksi hingga proses evakuasi korban.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban dan menunggu hasil pemeriksaan medis serta proses penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak Kepolisian. Polres Sambas akan menyampaikan perkembangan informasi secara resmi apabila telah terdapat hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Sadoko.

  • Penulis: Ainu
expand_less