Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » PT PANP dan PT SAM Perkuat Pencegahan Karhutla Melalui Sosialisasi Desa Mandiri Peduli Gambut di Sejangkung

PT PANP dan PT SAM Perkuat Pencegahan Karhutla Melalui Sosialisasi Desa Mandiri Peduli Gambut di Sejangkung

  • account_circle Ainu
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Sambas. PT Perkebunan Anak Negeri Pasaman (PT PANP) bersama PT Sentosa Asih Makmur (PT SAM) kembali melaksanakan sosialisasi program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) di wilayah Kecamatan Sejangkung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan pemahaman dan peran masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya dalam menjaga ekosistem gambut serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Asisten SSL PT PANP dan PT SAM, H Abdul Rahman, mengatakan program DMPG merupakan langkah kolaboratif yang melibatkan perusahaan, pemerintah, masyarakat serta instansi terkait.

Menurutnya, pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kesadaran bersama, terutama masyarakat yang berada di sekitar kawasan gambut, agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini.

“Kita ingin melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lahan gambut dan bersama-sama melakukan pencegahan karhutla. Pencegahan tentu jauh lebih baik daripada melakukan penanganan ketika api sudah membesar,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Camat Sejangkung, Ghafar Satyagraha. Ia menyambut baik program yang dilakukan perusahaan bersama pemerintah dan masyarakat dalam upaya menjaga lingkungan serta mencegah karhutla.

Camat menilai kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca kering yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Sementara itu, Balai Pengelolaan Ekosistem Gambut dan Mangrove (BPEGM) turut hadir dalam kegiatan tersebut melalui Syafari dan Heriansyah dalam agenda BPEGM Safari. Kehadiran BPEGM diharapkan semakin memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan dan perlindungan ekosistem gambut secara berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Surya Suprianto dan Siti Ahsya, serta para kepala desa di wilayah Kecamatan Sejangkung.

Di antaranya Kepala Desa Semanga Mujian, Kepala Desa Sendoyan Fitri Arvianti, dan Kepala Desa Senujuh Karnawan.

Dari pihak perusahaan, turut hadir Askep PT PANP dan PT SAM, Romario, bersama Asisten SSL Abdul Rahman. Sementara koordinator sosialisasi dari perusahaan, Nizza dan Wahyuni, turut memastikan kegiatan berjalan dengan baik.

Melalui sosialisasi ini, PT PANP dan PT SAM berharap terbentuknya kesadaran bersama di tingkat desa dalam menjaga lahan gambut, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, serta mendorong masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, BPEGM, DLH, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan desa yang lebih peduli terhadap gambut sekaligus memperkuat upaya pencegahan karhutla di Kecamatan Sejangkung.

  • Penulis: Ainu
expand_less