Sentuhan Kepedulian di Hari Waisak, 1.000 Paket Dibagikan di Pemangkat
- account_circle Ainu
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Sejumlah warga Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, menerima bantuan paket bahan pokok di Vihara Tridharma Catur Arya Satyani, Desa Jelutung, Minggu (26/4/2026) sore.
Bantuan yang berisi beras 5 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dari berbagai kalangan tanpa memandang suku maupun agama.
Pembagian sembako ini merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial dalam rangka menyambut dan refleksi Hari Waisak.
Sebanyak 1.000 paket disiapkan dan penyalurannya dilakukan secara bertahap, diawali dengan penyerahan simbolis kepada puluhan warga penerima manfaat.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Badan Persaudaraan Antariman (Berani) yang menjadi agenda sosial rutin berskala nasional.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPP Berani Lorens Manuputty bersama jajaran, Ketua DPW Berani Kalbar Darma Wijaya, anggota DPRD Sambas Aryadi, Penyuluh Agama Buddha Kabupaten Sambas, Ketua Vihara Pang Dewo, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Penyerahan sembako ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum DPP Berani kepada masyarakat.
Ketua Umum DPP Berani, Lorens Manuputty mengatakan bahwa penyerahan awalnya dijadwalkan dilakukan oleh anggota DPR RI Daniel Johan, namun mengalami keterlambatan penerbangan.
“Sebenarnya yang akan menyerahkan ini adalah Pak Daniel Johan, namun karena ada delay pesawat, penyerahan dilakukan oleh kami. Nanti setelah tiba di Sambas, beliau akan berkunjung ke vihara dan bertemu masyarakat,” ujar Lorens.
Ia menegaskan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan program rutin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dilaksanakan atas instruksi langsung Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Gus Imin).
Melalui Berani sebagai badan persaudaraan antariman, kegiatan ini menjadi bentuk konkret kepedulian PKB dalam menyapa masyarakat serta dilaksanakan secara nasional dalam rangka refleksi menyambut Hari Waisak.
“Baksos ini merupakan kegiatan nasional PKB untuk menyapa masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini,” terangnya.
Ia menambahkan, bantuan sembako tersebut diharapkanb dapat membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dipengaruhi situasi geopolitik global.
“Memang bantuan ini belum menjadi solusi menyeluruh, namun setidaknya dapat meringankan beban dan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga penerima manfaat, Nurasti, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Jelutung. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya,” ujarnya.
Ketua Vihara Tri Dharma Catur Arya Satyani Desa Jelutung, Pang Dewo, menyampaikan bahwa pembagian sembako dilakukan secara bertahap.
Pada tahap awal, sebanyak 50 paket dibagikan kepada masyarakat, sementara total bantuan yang akan disalurkan mencapai 1.000 paket bagi warga yang membutuhkan di Kabupaten Sambas.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut diberikan tanpa membedakan latar belakang penerima, baik dari segi agama maupun suku, melainkan berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, masih banyak warga yang hidup dalam keterbatasan meskipun secara tampilan terlihat mampu. “Kami membagikan sembako ini secara bertahap, diawali 50 paket, dan akan terus dilanjutkan hingga total 1.000 paket tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Pang Dewo.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Badan Persaudaraan Antariman (Berani) atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PKB, khususnya kepada Ketua Umum Gus Imin dan jajaran, atas bantuan 1.000 paket sembako ini. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat dan kami berharap ke depan kegiatan seperti ini terus berlanjut,” tutupnya.
- Penulis: Ainu