Breaking News
light_mode
Beranda » KALBAR » PT PANP dan PT SAM Salurkan CSR Untuk Pelestarian Istana Sambas

PT PANP dan PT SAM Salurkan CSR Untuk Pelestarian Istana Sambas

  • account_circle Ainu
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • comment 0 komentar

Seputar Kalbar (SAMBAS) – Kepedulian terhadap pelestarian cagar budaya dan peninggalan sejarah di Kabupaten Sambas ditunjukkan PT Perkebunan Anak Negeri Pasaman (PT PANP) bersama PT Sentosa Asih Makmur (PT SAM).

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), kedua perusahaan tersebut menyalurkan bantuan senilai Rp20 juta untuk mendukung perawatan Istana Alwatzikhoebillah Sambas.

Bantuan tersebut diserahkan oleh jajaran manajemen PT PANP dan PT SAM, serta diterima langsung Yang Mulia Pangeran Ratu Muhammad Tarhan di Istana Alwatzikhoebillah Sambas, Senin (2/11).

Asisten Social Security License (SSL) PT PANP dan PT SAM, Abdul Rahman, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap keberadaan Istana Sambas sebagai salah satu cagar budaya dan peninggalan sejarah yang masih terjaga hingga saat ini.

“Alhamdulillah, kami dari pihak perusahaan melalui dana CSR peduli terhadap keberadaan Istana Sambas, yang merupakan cagar budaya dan peninggalan sejarah yang masih ada sampai sekarang. Dana yang kami salurkan Rp20 juta dan direalisasikan melalui barang,” ujar Abdul Rahman.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi wujud tanggung jawab sosial perusahaan yang selama ini beroperasi di wilayah Kabupaten Sambas. Pihaknya berharap dukungan yang diberikan dapat turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian sejarah dan warisan budaya daerah.

Tidak hanya bantuan kali ini, perusahaan juga berencana terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak Istana Sambas agar program CSR ke depan dapat diarahkan untuk mendukung kegiatan perawatan dan pemeliharaan bangunan bersejarah tersebut.

Abdul Rahman menambahkan, pihak perusahaan akan melihat secara langsung kondisi Istana Sambas serta kebutuhan yang memungkinkan untuk dibantu, termasuk perbaikan dan pengecatan sejumlah tiang di halaman istana.

“Tentunya kami akan melihat kondisi yang perlu untuk adanya perbaikan, misalnya pengecatan tiang yang ada di halaman Istana. Jadi, ini bentuk dukungan dari pihak perusahaan,” katanya.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keberadaan Istana Alwatzikhoebillah Sambas sebagai warisan sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat dan generasi mendatang.

  • Penulis: Ainu
expand_less